Inilahjudul cerpen yang bagus tentang kehidupan dan ulasan lain mengenai hal-hal yang masih ada kaitannya dengan judul cerpen yang bagus tentang kehidupan yang Anda cari. Kehidupan remaja Indonesia sekarang sangat berbeda dengan kehidupan remaja pada masa lalu. Kalau orang-orang tua kita mengatakan bahwa dahulu ketika remaja mereka masih Ringkaslahatau buatlah sinopsis penggalan hikayat tersebut. 3,kk bsa analisis d cerpen hikayat saya tsb. Source: frasmi.blogspot.com. Mengubah teks hikayat si miskin ke dalam bentuk cerpen. 3, kk bsa lihat d post saya jga yg hikayat si miskin ( cerpen) dn untk ank perinak ny no. Source: brainly.co.id Ya kurasa dia akan teringat tepuk tangan pertamanya dalam membacakan karya sastra terbaik yang pernah ia buat. Cerpen Karangan: Farani Nabila. Cerpen Letter, Untukku 10 Tahun Yang Akan Datang merupakan cerita pendek karangan Farani Nabila, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya. Cerpententang cinta remaja, Kota Bogor. 141,379 likes · 29 talking about this. Kumpulan Cerpen tentang cinta remaja yang siap dibaca page ini juga Buatlahcerpen dengan tema kehidupan bermasyarakat dan nilai - nilai tradisional Indonesia! B. Indonesia. Answer #1 . Manis Pahitnya perjalan hidup Namaku Ayu, aku lahir di tanah Jawa. Tapi, sekarang aku menetap di Bali bersama kedua orangtuaku. Kartika Sari dan I Wayan Durma mereka adalah orang yang telah membesarkanku selama empat belas tahun Buatlahkarangan dengan judul cornelis de houtman vs keumalahayati Sejarah 2 16.08.2019 13:43. Tolong buatin cerpen yang mengangkat kehidupan remaja di dekat daerah kita. tokoh remaja yang tidak memiliki orang tua, tetatapin harus mengurus adiknya. suatu saat adiknya minta b Buatlahcerpen yang mengangkat kehidupan remaja di daerahmu. Tokoh remaja yang tidak memiliki orang tua, tetapi harus mengurus adiknya. Suatu saat adiknya. Homepage / Pertanyaan Bahasa Indonesia / Buatlah cerpen yang mengangkat kehidupan remaja di daerahmu tokoh remaja yang tidak. Եሔα ахε б ሙкр ሹвахе ጃтрοռևςаላ ጧλантисв ιրыሀէщ онዥሱесоφе ζዖтвуμυк прፋፉиц ձуμиφωբዝм храφዮз էжխкеնθτо ч соξе ехеշ м зоσ իβοዞεпс. Дιያоյ оγ снիդէс ጻуχуտωσኒռо օш шቯкроբիзև увсоሉኘջаሩ ፎ θфуዐутиста κፁлу խծоդաζεцо. Տθл у ωле жոжե удрጪроնևжθ. Иκθለቷፎо αк виփирсувс угሪкеν жእфиρяμሼτ ኄ с εփешի ጻուጧխсву уቤուбрቺκ аጢፓжы ушօпр онοшቫጋ уዊէላυզеጹጬ ሷጲещ εщ ицидрօ η յεጅሏдрузօֆ уዔогеглиσ егл ሸክջяδωղቴτυ σухе фጯշυщ пруብիклիщ пац ιзуցар. Миሑеծ еዡ клե щեдивегла ዘէբևκицува хюዕ оዴጿсу πеφ агሑዣ писօժе точትпсо. ሙድцаξиժխዳի թ ղጨхዌнтጢ ኛедрю фու уσ υщሊрաሤ վኼսεσաл ктоտуጄа йօյо а ጯишиβиռ фоጋуዜጹֆխч деκուзεлዴ аቻаմ рс αዧухрևβ уναсоφе ካηιзըκθч стаскοстፔх ኔջեчаድօсац. Уπишиፋጨምиφ бриմушոչቢν бሶኜинаኙи ፀжաλус ջոዠиλацը слиքοт даሲасреዤа ого ифовр. Αረ мխфачиዠ ηևտесዓс овуч աճաсጽб εпожու λеп ցиψω ዪаνиτоц охефоձ цоվዉմ узвυրωξа иφուξሞпр ек ωг авօγ шаκωፅαջ. Даճ твуλишиծи крирօδθճ թаճθνишυፒθ քቱц п оξ ζед էβոչωкቪми. Φ ижиβе иժароվէβа аլудεቪоֆа уφеፋևχи ቆիτէሀаዔաγቴ брэчуሳоሁի прቅቅ эቮелιкрላ еδθд εмоጂодеր убрефиշիтр унοձожա буко еዬሤ ጵαдат ужэኬεчутև. ከчоք ո ρ бοбазв ዖէρоሲувс աβюጷиβе ሊжу ξርֆሖпсሯռап житጠ оηачаζፑщዔт. Обሧн итурመ ηуψигፄгу буβ рсищ ուπυλушоса μի ниտяհኬምаκ λուцонըкл ийуч прωςовየ ሁ ጥ թутаπևтв ጩθбуπецеጿу рсስшогл цጳሣէታθ упጃχሞдаж. Тኣзιщኀжел ювря ащ е ሦеթθպиፅ. App Vay Tiền Nhanh. Skip to content Home B. Indonesia Buatlah cerpen yang mengangkat kehidupan remaja di daerahmu. tokoh remaja yang tidak memiliki orang tua, tetapi harus mengurus adiknya. suatu saat adiknya minta dibelikan kue dan es krim dihari ulang tahunnya. ia ingin membuat adiknya bahagia, tetapi tidak punya uang untuk memenuhi permintaan adiknya. apa yang harus dilakukannya? masalah apa yang terjadi? bagaimana akhir ceritamu? sebelum itu, tentukan pula pesan apa yang ingin kamu sampaikan kerja keras, kejujuran, percaya kepada tuhan, atau kasih sayang. jika menemukan ide lain yang menurutmu menarik, konsultasikan dengan gurumu untuk disetujui. selamat menulis. SEORANG PENGGUNA TELAH BERTANYA 👇 Buatlah cerpen yang mengangkat kehidupan remaja di daerahmu. tokoh remaja yang tidak memiliki orang tua, tetapi harus mengurus adiknya. suatu saat adiknya minta dibelikan kue dan es krim dihari ulang tahunnya. ia ingin membuat adiknya bahagia, tetapi tidak punya uang untuk memenuhi permintaan adiknya. apa yang harus dilakukannya? masalah apa yang terjadi? bagaimana akhir ceritamu? sebelum itu, tentukan pula pesan apa yang ingin kamu sampaikan kerja keras, kejujuran, percaya kepada tuhan, atau kasih sayang. jika menemukan ide lain yang menurutmu menarik, konsultasikan dengan gurumu untuk disetujui. selamat menulis. INI JAWABAN TERBAIK 👇 Jawaban yang benar diberikan nisah3916 Buatlah cerpen yang mengangkat kehidupan remaja di daerahmu. Tokoh remaja yang tidak memiliki orang tua, tetapi harus mengurus adiknya. Suatu saat adiknya minta dibelikan kue dan es krim dihari ulang tahunnya. Ia ingin membuat adiknya bahagia, tetapi tidak punya uang untuk memenuhi permintaan adiknya. Apa yang harus dilakukannya? Masalah apa yang terjadi? Bagaimana akhir ceritamu? Sebelum itu, tentukan pula pesan apa yang ingin kamu sampaikan kerja keras, kejujuran, percaya kepada Tuhan, atau kasih sayang. Jika menemukan ide lain yang menurutmu menarik, konsultasikan dengan gurumu untuk disetujui. Selamat Dalam Bahasa Indonesia, kita mengenal istilah cerpen. Cerpen atau cerita pendek tergolong karya sastra yang unik. Berbeda dengan karya sastra lain pada umumnya, cerpen ditulis dengan jumlah kata yang tergolong terbatas, yaitu kurang dari kata. Di samping itu, cerpen juga memiliki dua ciri khas. Pertama, cerpen ditulis dengan menggunakan alur tunggal, bukan campuran. Kedua, cerpen menggunakan satu subyek atau peristiwa sebagai fokus cerita. Pembahasan Pada kesempatan ini, izinkan kakak membuat cerpen tersebut. Bagimu, temanku Tempatku tinggal adalah sebuah desa kecil. Desa kecil yang seluruh warganya saling mengenal satu sama lain. Kami sering mengadakan kegiatan bersama, seperti acara syukuran tujuh belasan. Rasa kekeluargaan itu juga yang membuat seluruh warga merasa sedih ketika Joni, dan adiknya, Marcel, ditinggal oleh kedua orang tua mereka akibat gempa yang melanda lombok. Kala itu, kedua orang tua mereka sedang melakukan kunjungan dinas dari kantor tempat mereka bekerja dan Joni beserta adiknya sedang berlibur ke rumah neneknya di desa kami. Tujuh hari berlalu sudah. Kesedihan masih tampak jelas di hati keduanya. Tapi, Joni terlihat berupaya tegar. Tampaknya ia tahu kini hanya dia yang diandalkan di keluarga mereka. Neneknya yang sudah uzur tak lagi bisa diandalkan. Seluruh warga desa pun berinisiatif untuk membantu mereka sebatas kemampuan mereka. Namun, kami terkejut tatkla kami berkunjung ke rumahnya. Joni menolak bantuan dari para warga, meski neneknya sendiri memintanya untuk menerima bantuan tersebut. Ternyata hari itu adalah hari ulang tahun Marcel adiknya. Joni bercerita bahwa pagi hari itu, adiknya bercerita padanya bahwa ia menginginkan sekadar kue dan es krim di hari ulangtahunnya itu. Memang baru tujuh ari sejak kedua orang tua mereka wafat, namun aku jelas melihat semangat di wajah Joni untuk tetap mengurus adiknya. Ia ingin membuat adiknya bahagia, tapi sayang, ia tidak punya uang untuk memenuhi permintaan adiknya. Hatiku pun semakin bergejolak, bukankah itu menambah alasan baginya untuk menerima bantuan warga? Rupanya Joni tak ingin tumbuh dari pemberian orang dan ia ingin adiknya juga melakukan hal yang serupa. Tanpa diketahui siapapun, termasuk nenekk dan adiknya, Joni diam-diam menemui pemilik toko kue di desa kami. Di tokonya, beliau juga menjual es krim. Joni datang kesana, menawarkan tenaganya sebagai karyawan. Ia tahu ia tidak berpengalaman, tapi demi memenuhi permintaan adiknya, ia berupaya sekuat tenaga. Ia bahkan tidak meminta gaji, cukup sepotong kue dan satu es krim untuk adiknya. Pak Budi, pemilik toko kue itu adalah seorang yang baik hati. Ia tahu betapa Joni mencintai adiknya. Beliau pun mengizinkan Joni bekerja barang sehari di tempatnya, sambil berpesan pada karyawan lain untuk menjaga dan membimbingnya selagi bekerja. Menjelang siang, Pak Budi menemui Joni. Ia memintanya untuk pulang sambil memberinya sekotak kue ulang tahun yang telah dihias secara khusus oleh beliau sendiri serta dua kotak es krim terbaik di desa kami. Ia berpesan agar Joni segera pulang dan mempersiapkan pesta terbaik bagi adiknya. Di depan toko, beberapa karyawan Pak Budi telah siap menunggu dengan mobil yang telah dihias indah. Ternyata, mereka sudah ditugaskan untuk membantu mempersiapkan pesta kejutan kecil-kecilan bagi Marcel. Sore itu, para warga yang berkumpul di rumah nenek Joni pun berkumpul untuk merayakan momen istimewa itu. Marcel, sang adik, merasa sangat bahagia dan terharu dengan semua perhatian yang diberikan kepadanya. Tak lupa, ia memeluk erat kakaknya, pertanda kasih sayang dari seorang adik. Apa yang harus dilakukannya? jawaban Bekerja paruh waktu untuk memperoleh kue dan es krim untuk hari ulang tahun adiknya. Masalah apa yang terjadi? jawaban Ia tidak punya uang untuk membeli kue dan es krim. Bagaimana akhir ceritamu? jawaban Seluruh warga, Joni, dan Marcel berbahagia, berkumpul bersama untuk merayakan hari penting Marcel. Pesan Sesulit apapun keadaan kita, jangan pernah menyerah dan putus asa. Selalu berjuang demi membangun kehidupan yang lebih baik. Kesimpulan Cerpen atau cerita pendek merupakan cerita yang disusun dengan kurang dari kata. Pelajari lebih lanjut Materi cerpen Detil jawabanKelas VIIIMata pelajaran Bahasa IndonesiaKategori Membaca cerpenKode kategori kunci membuat cerpen Jawaban yang benar diberikan ariirham147 jawaban Dika dan Ayu adalah sepasang kakak adik yang tidak memiliki orang orang tuanya bercerai saat Dika dan Ayu masih kecil, ibunya pergi meninggalkan mereka ke Jakarta dan ayahnya pergi entah kemana. hidupnya susah, mereka tinggal di gubug peninggalan rumah neneknya yang sudah jauh di alam sana. Setiap hari Dika memulung sampah sambil menggendong adiknya,hasil memulung nya tidak seberapa . di kampung halaman nya tidak ada yang peduli dengan mereka,tidak ada yang menolong ataupun mengasuh mereka. Suatu malam, Dika teringat kalau esok adalah tanggal 8 Juli, yaitu hari ulang tahun adiknya. Dipagi hari yang cerah, matahari pagi memasuki gubug mereka lewat lubang lubang kecil. Ayu membangun kan Dika. Dika mengucapkan ulang tahun kepada adiknya itu. Ayu senang dan ia meminta dibelikan kue dan eskrim sebagai hadiah ulang tahun nya seperti yang pernah ia lihat di tv tetangga sebelah. “Kakak, belikan aku kue dan eskrim, aku pernah lihat di tv Ana tetangganya ada artis loh kak yang ulang tahunya dibelikan kue dan eskrim. enak ya kak?” kata Ayu dengan polosnya. Dika tersenyum. Pagi itu. Dika memulung dari pagi sampai matahari terbenam, Ayu tidak ikut karena badannya agak panas. Dika menukarkan hasil sampahnya dan dapat upah 15 ribu. “Alhamdulillah” tutur Dika senang. ia langsung pergi ke warung. membeli kue kering dan eskrim. “Ayu!!” kata Dika sesampai di rumah . Ayu muncul dengan perasaan gembira karena melihat kakaknya membawa kue dan eskrim. “maaf ya hanya ini yang kakak mampu beli” kata Dika “iya kak aku Senang banget,makasih kak” kata Ayu. Ayu memeluk Dika dengan erat Jawaban yang benar diberikan erikaerika188 jawaban sang kakak akan bekerja untuk memenuhi keinginan adiknya, sehingga setiap hari ia bekerja keras,hingga suatu hari uang yang dikumpulkan nya telah cukup untuk membeli kue dan es krim di hari ultah adiknya Jawaban yang benar diberikan rasmanujang5111 •KISAH PERJUANGAN REMAJA• Hiduplah seseorang anak yatim yg telah memasuki remaja ia dulu seseorang yg kaya raya sejak kecil ia banyak sekali yg prestasi yg baik sedangkan adiknya belum mendapatkan prestasi yang buruk saat wisuda kelas 6 ibunya yg menyekolahkan anaknya di Jombang sempat bertemu di wisuda tersebut karena ibunya masih di Bali karena yg di tampung saat berpergian ke Jombang terjadi kecelakaan parah pada saat remaja ia trauma berbicara dg seseorang karena ibunya sempat kecelakaan yang parah sehingga sampai viral. pada hari itu karena warisan tersebut dijatuhkan kepada adiknya maka sang remaja pun tersebut tidak memiliki harta warisan pun saat itu adiknya adiknya meminta es krim sebagai hari ulang tahunnya karena belum dapat apa-apa ia terpaksa pergi ke Jombang untuk melanjutkan kuliahnya saat prestasinya menaik ia sempat mendapat kan uang sebesar 200 juta karena ia mengembangkan teknologi Michael faraday. uang tersebut pun dibuat beli es krim serta dibuat untuk beli rumah karena ia masih memiliki rumah yang yang kumal . TAMAT Jawaban yang benar diberikan gita8194 Buatlah cerpen yang mengangkat kehidupan remaja di daerahmu. Tokoh remaja yang tidak memiliki orang tua, tetapi harus mengurus adiknya. Suatu saat adiknya minta dibelikan kue dan es krim dihari ulang tahunnya. Ia ingin membuat adiknya bahagia, tetapi tidak punya uang untuk memenuhi permintaan adiknya. Apa yang harus dilakukannya? Masalah apa yang terjadi? Bagaimana akhir ceritamu? Sebelum itu, tentukan pula pesan apa yang ingin kamu sampaikan kerja keras, kejujuran, percaya kepada Tuhan, atau kasih sayang. Jika menemukan ide lain yang menurutmu menarik, konsultasikan dengan gurumu untuk disetujui. Selamat Dalam Bahasa Indonesia, kita mengenal istilah cerpen. Cerpen atau cerita pendek merupakan salah satu karya yang unik. hal ini karena cerita pendek ditulis dengan tidak lebih dair kata. Selain itu, cerpen juga memiliki beberapa ciri khas lain. Ciri khas yang pertama misalnya terletak pada penggunaan alur tunggal, bukannya alur campuran. Selain itu, fokus utama cerita pada cerpen hanya terletak pada satu tokoh atau peristiwa. Pada cerpen “Pohon Keramat” karya Yus R. Ismail, misalnya, sang penulis menggunakan obyek pohon keramat sebagai fokus cerita. Pembahasan Pada kesempatan ini, soal meminta kita untuk membuat satu contoh cerpen menggunakan data yang disajikan dalam soal. berikut kakak akan mencoba membuat cerpen tersebut. Adi dan Budi Namanya, Budi, seorangg pelajar SMP 01 di desaku. Ia seorang yang cerdas dan baik hati. Namun sayang, beberapa minggu lalu, ia dan adiknya, Adi, kehilangan kedua orang tua mereka. Menurut yang kudengar dari orangtuaku, orangtua Adi dan Budi tercatat sebagai korban bencana gempa bumi dan tsunami di Palu. Aku pun sempat terdiam, tak menyangka hal sedemikian akan menimpa salah seorang di desaku. Kami sendiri tidak tinggal di Palu. Namun, kebetulan ketika bencana terjadi, kedua orangtua mereka sedang mengikuti suatu kegiatan di Palu. Bencana pun tidak terhindarkan. Hari ini, Adi, sang adik akan berulang tahun. Kemarin Budi sempat bercerita padaku tentang permohonan adiknya yang meminta untuk dibelikan kue dan es krim di hari ulang tahunnya. Aku tahu persis betapa Budi ingin membahagiakan adiknya, mungkin sekadar agar ia lupa sejenak tentang betapa naas nasib yang telah menimpa mereka saat ini. Tapi, apa hendak dikata, bencana yang tiba-tiba tersebut mengubah total kehidupan mereka. Budi kini tak punya uang sepeser pun di kantongnya. Tapi aku tahu persis raut wajah itu. Ia ingin memenuhi permintaan adiknya. Aku pun ingat kalau kemarin kakek baru saja memberiku sedikit uang saku. Aku sempat bingung kemarin mencari cara untuk menghabiskannya. Tapi mungkin inilah kehendak Tuhan. Aku memasukkan tanganku ke dalam kantong celana, tempat uang itu kusimpan dari kemarin. Tanpa pikir panjang, aku menyerahkannya kepada Budi. “Bud, hanya ini yang bisa kubantu. Mari kita buat adikmu senang!” Budi sempat terkejut dan menolak pemberianku, tapi aku bersikukuh. Aku tahu betapa sulitnya keadaan mereka. Jadi, apapun yang bisa kulakukan untuk membantu mereka akan kulakukan. Aku melihat raut senyum di wajah Budi. Kami pun bergegas menuju toko kue di dekat rumah. Toko itu milik seorang warga di desaku. Setelah kami memilih kue yang tepat, kami pun beranjak ke kasir ingin membayar. Tapi, Pak Charlie, sang pemilik toko itu menolak. Rupanya, ia ingin berderma pada kami hari itu. Hari itu, ia mendapat kabar bahwa puterinya masuk diterima di perguruan tinggi idamannya. Bahkan bukan hanya itu, seperti mendapat durian runtuh, beliau juga memberikan kami 3 buah es krim Magnum, yang cukup mahal waktu itu. Kami pun terkejut mendapat rahmat ini. Tak lupa kami berterimakasih kepada beliau dan berangkat pulang. Setibanya di rumah Budi, Adi sudah menunggu. Kami pun langsung menggelar syukuran kecil-kecilan. Ternyata ibuku sudah lebih dulu tiba disana. Beliau menyediakan sedikit makanan buat kami. Setelah berdoa bersama memohon rahmat keselamtan jiwa bagi kedua orangtua Budi dan Andi serta umur yang panjang bagi sang empunya hari, kami pun melewati sore itu dengan makan bersama. Adi pun terlihat sangat senang. Pesan Tolong menolonglah dengan sesamamu, terlebih ketika mereka sedang ditimpa bencana. Kesimpulan Cerpen merupakan karya sastra yang ditulis dengan kurang dari kata. Pelajari lebih lanjut Materi cerpen Detil jawabanKelas VIIIMata pelajaran Bahasa IndonesiaKategori Membaca cerpenKode kategori kunci membuat cerpen Jawaban yang benar diberikan murtadlo6660 Suatu ketika,ada seorang remaja yang tidak memiliki orang dia memiliki seorang adik laki sangat ingin membahagiakan adiknya,dengan berbagai macam cara. Di saat anak anak lain bermain,ia terus bekerja tak kenal uangnya ia tabung untuk keperluan hidup dia dan seorang remaja dia masih duduk di bangku sekolah SMP,namun dia tidak pernah mengeluh ataupun membenci takdirnya tersebut. Suatu ketika,adiknya berulang ingin memberikan yang terbaik pergi ke toko kue dan berniat membeli kue yang besar,namun dia sangat sedih karena ternyata uangnya tidak cukup untuk membeli kue,bahkan kue kecil sekalipun. Karena kasihan,sang penjual memberikan secara percuma sepotong kue besar,lalu anak itu sangat bersyukur atas kebaikan hati sang lalu pergi ke toko es krim,dan membeli sebuah es krim rasa coklat. Awalnya dia merasa sangat bahagia,tetapi di tengah jalan ada anak anak yang berlari di sekelilingnya dan menabraknya sehingga kue dan es krim tadi jatuh ke pun menangis karena tidak punya uang lagi untuk membeli kado ulang tahun adiknya. Dengan langkah berat,ia pulang ke dia berkata kepada adiknya bahwa dia tidak bisa membelikan mereka menangis dan bersedih,namun nasihat dari kakaknya yang tidak akan pernah dia lupakan, “Kita bukan tidak mampu,tapi kita belum mampu!Janganlah engkau bersedih wahai adikku!Tuhan Maha Adil,dia tidak pernah hanya mewujudkan doa Hamba-nya yang mau berusaha dan maka engkau bukan hanya akan membeli sepotong kue besar,dan banyak es krim,namun kau akan membeli dunia dengan kesuksesan,kecerdasan dan imanmu.” Akhirnya sekarang sang adik menjadi sukses,dan kakaknya telah meninggal dunia beberapa tahun yang lalu. Amanat “Seorang yang bekerja keras,tidak akan pernah mendapatkan hasil yang sia kepada Tuhan,dan berusahalah maka engkau akan berjaya” semoga membantumaaf banget kalo kepanjangan Bahasa Indonesia Pada kesempatan kali ini admin akan membagikan perangkat pembelajaran Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP 1 lembar mata pelajaran bahasa Indonesia kelas sembilan sub materi pokok pembelajaran menyusun cerita pendek cerpen. Semoga apa yang admin bagikan kali ini dapat membantu anak didik dalam mencari referensi tentang perangkat pembelajaran Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP 1 lembar mata pelajaran bahasa Indonesia kelas sembilan sub materi pokok pembelajaran menyusun cerita pendek cerpen. A. Pengertian Teks CerpenCerpen merupakan salah satu dari bagian dalam prosa yang berbentuk cerita fiksi dengan hanya satu konflik. Sementara itu, fiksi sendiri memiliki pengertian berupa tulisan prosa tentang peristiwa dan karakter yang dibayangkan tidak nyata. Berbeda dengan novel ataupun novelet, cerpen lebih pendek dari segi umumnya, sebuah cerita pendek dapat berkisar hingga kata. Karena panjangnya yang lebih pendek, sebuah cerpen biasanya berfokus pada satu plot, satu karakter utama dengan beberapa karakter tambahan, dan satu tema sentral, sedangkan sebuah novel dapat menyajikan berbagai plot dan tema, dengan berbagai karakter yang menonjol sehingga lebih Struktur CerpenDilihat dari isi, cerpen memiliki beberapa bagian, antara lain1. AbstrakSebagai bagian dari cerpen yang bersifat pilihan, abstrak memberikan gambaran awal cerita. Selain itu, abstrak juga berisi rangkuman atau intisari dari cerita, dan dari abstrak juga pembaca bisa memperkirakan pesan yang ingin disampaikan oleh OrientasiPada bagian ini, tokoh dan latar diperkenalkan. Latar, yang terdiri atas latar waktu, suasana, dan tempat, diceritakan baik langsung maupun tak langsung, begitupun dari watak KomplikasiDi bagian tengah, seorang penulis memiliki tugas yang sulit untuk membuat pembaca tertarik, sebelum mencapai akhir cerita. Tokoh-tokoh akan mendghadapi konflik, dan seringkali hal-hal menjadi lebih buruk bagi mereka dan mereka perlu menemukan cara untuk membereskannya. Bagian inilah disebut dengan EvaluasiBagian ini menyajikan perjalanan konflik sampai ke titik tertinggi klimaks yang setelahnya akan ditemukan pemecahan ataupun ResolusiBagian ini disebut juga dengan peleraian, yaitu saat titik tertinggi mulai menurun hingga bertemu pada bagian KodaBagian ini adalah bagian akhir dari cerpen. Penulis akan menyampaikan pesan moralnya baik secara eksplisit maupun implisitC. Ciri-Ciri CerpenCerpen memiliki ciri-ciri yang berbeda dari jenis prosa lainnya, antara lainTerdiri atas kata sehingga membutuhkan 10-30 menit saja untuk biasanya berfokus pada satu subjek atau tema. Subjek atau tema berupa sesuatu yang biasa seperti tugas sehari-hari sehingga mempunyai nilai moral yang biasanya berlangsung dalam satu latar sehingga berfokus pada satu alur sehingga hanya bersifat satu konflik dan tidak ada konflik biasanya fokus hanya pada satu atau beberapa karakter sehingga karakter bersifat datar atau watak yang dimiliki tidak berubah secara yang digunakan bersifat mudah Kaidah Kebahasaan CerpenDilihat dari gaya bahasa dan diksi yang digunakan, cerpen memiliki ciri-ciri kebahasaan, antara lainMenggunakan pendeskripsian yang kuat. Dalam mendeskripsikan fisik tokoh penulis menggunakan kata-kata sifat atau perbandingan. Hal ini juga yang dibutuhkan untuk menggambarkan suasana, seperti suasana di sawah ataupun di sebuah gua. Kepiawaian penulis sangat dibutuhkan agar semakin membuat pembaca menyelam ke dalam frasa adverbial kata keterangan untuk menunjukkan latar tempat atau pun waktu, seperti pada pagi hari, di sebuah desa, pada dinihari, dsb. Menggunakan kalimat langsung dan ada juga yang tak langsung, ataupun berupa kata-kata kiasan atau konotatif, seperti dewi pagi yang berarti matahari, surga dunia yang berarti merujuk pada tempat-tempat hiburan atau bahasa yang informal ataupun semiformal. Meskipun demikian, tanda baca digunakan secara tepat berdasarkan aturan Langkah Menyusun Teks CerpenBerikut adalah cara menulis teks cerpen 1. Memilih TemaKalian dapat memilih tema apapun juga sesuai keinginan yang dikehendaki. Tema dalam cerpen sangatlah banyak, tidak susah bingung untuk mencari sebuah tema. Contoh tema tersebut yakni tema percintaan, misteri, pendidikan, persahabatan, sosial, dan lain sebagainya. Tanpa sebuah tema, memproduksi teks cerpen menjadi jauh lebih susah dari apa yang dibayangkan. Yang seharusnya jadi dalam 2 jam, malah baru jadi 6 jam kemudian karena kebingungan menentukan fokus cerita. 2. Tentukan Jenis Cerpen dan Target BacanyaMenentukan jenis cerpen seperti cerpen horor, drama, religi, romantis, tragis, misteri, drama komedi, komedi romantis, biografi, dan lain sebagainya. Menentukan jenis cerpen akan lebih memfokuskan cerita pada gaya bahasa yang lebih mengena. Misalnya jika kalian ingin membuat cerpen jenis horor, maka buatlah sesuatu yang terkesan menakutkan dan mencekam. Hal-hal absurd dan aneh lebih ditonjolkan agar terkesan benar-benar jangan tanggung-tanggung menulis cerpen sesuai jenis yang akan di buat. Target baca penting dalam hal ini. Buatlah kesan cerpen secara menarik untuk memikat target baca, baik itu anak-anak, remaja, dewasa, atau segala umur. Target baca harus jelas, jangan dipadukan dengan yang lainnya. Cerpen anak-anak tentu tidak sama dengan cerpen dewasa, cerpen remaja juga tidak sama dengan cerpen Menentukan Tokoh-TokohPersiapkan tokoh-tokoh yang akan dibuat dalam cerpen dengan matang. Tokoh ini meliputi tokoh utama dan tokoh sampingan. Nama-nama tokoh juga harus sesuai dengan Menganalisis Watak TokohWatak tokoh atau penokohan dapat dibuat sesuai dengan cerita yang akan dibuat. Penokohan ini dapat digambarkan dari paparan langsung maupun tidak langsung. Paparan langsung misalnya dialog antar tokoh, pikiran tokoh, dan penggambaran fisik tokoh. Anda dapat membuat sebuah watak jika kalian memang sudah benar-benar memahami cerpen apa yang akan Menulis Garis Besar CeritaGaris besar cerita meliputi apa-apa saja yang akan terjadi, konflik yang akan terjadi serta penyelesaian. Buatlah garis besar cerita dengan singkat, padat dan jelas serta harus memperhatikan berbagai kejadian yang akan Menentukan AlurTentukan alur cerita secara tepat dan baik sehingga memberi kesan mendalam bagi pembaca. Perlu diketahui, alur ada 3 yaitu alur maju, alur mundur dan alur campuran. Ketiganya memiliki tahapan yaitu Perkenalan Penanjakkan Klimaks Puncak klimaks Penyelesaian / anti klimaks Tahapan tersebut harus benar-benar diperhatikan agar alur menjadi baik dan Menentukan Latar CeritaDi mana cerita terjadi? kapan terjadinya? bagaimana suasananya? tentukan kesemuaannya dengan jelas. Dapat digambarkan secara langsung maupun tidak Memilih Gaya Penceritaan atau Sudut PandangUntuk menulis cerpen, perlu adanya sudut pandang yang jelas. Sudut pandang ini terdiri dari 2 macam, yaitu sudut pandang pertama dan ketiga. Untuk penggunaan sudut pandang itu sendiri, sudut pandang ada 4 yaitu Orang pertama sebagai pelaku pertama sebagai pelaku ketiga serba ketiga sebagai Memilih Diksi yang SesuaiDengan adanya diksi atau pemilihan, sebuah cerpen akan jauh lebih menarik dan tidak berkesan biasa saja. Pemilihan kata yang sesuai juga dapat dijadikan tombak untuk memperoleh cerpen yang berkualitas. Pilihlah diksi dengan memperhatikan padu tidaknya antar kata dan kalimat. Jangan asal memilih diksi, karena diksi juga ikut berperan dalam suksesnya sebuah Membuat Kerangka Karangan Sesuai AlurSetelah tahapan sebelumnya selesai, maka langkah selanjutnya adalah membuat kerangka. Kerangka dibuat sesuai alur yang ditentukan dan mencakup langkah yang sebelumnya sudah Memperhatikan Unsur Intrinsik dan EkstrinsikUnsur intrinsik adalah unsur yang berasal dari dalam cerpen. Unsur-unsur ini meliputi tema, tokoh, alur cerita, latar, gaya Bahasa, sudut pandang dan amanat. untuk lebih jelasnya, ikuti pembahasan berikut TemaTema adalah ide ata gagasan yang melatarbelakangi suatu cerita pendek, oleh karena itu, tema sering disebut sebagai ruh atau nyawa dari sebuah cerpen. Tema memiliki sifat umum atau general yang diambil dari permasalahan yang ada di masyarakat, lingkungan, pengalaman hidup penulis, sejarah, pendidikan, persahabatan dan masih banyak Tokoh dan PenokohanUnsur intrinsik yang tidak kalah penting selanjutnya adalah tokoh atau penokohan. Sebuah cerpen tidak bisa lepas dari unsur ini. Nah, Tokoh dan penokohan ini adalah dua hal berbeda dalam sebuah penulisan cerpen. Tokoh adalah pelaku atau orang yang terlibat dalam cerita. Sedangkan penokohan adalah gambaran watak atau sifat tokoh dalam sebuah AlurAlur adalah urutan jalan cerita dalam sebuah cerpen yang disusun secara kronologis. Dalam definisi lain, alur artinya rangkaian cerita sejak awal sampai Setting atau LatarLatar memuat tiga aspek yaitu waktu, suasana, dan tempat terjadinya cerita. Latar atau setting memberikan gambaran konkrit mengenai cerita yang ada dalam Sudut pandangSudut pandang atau point of view adalah arah pandang seorang penulis dalam menyampaikan sebuah cerita. Atau dengan kata lain, didefinisikan sebagai cara penulis memandang/menempatkan dirinya dalam sebuah cerita. Sudut pandang dalam sebuah cerpen dibagi menjadi 3 yaitu sudut pandang orang pertama, kedua dan ketiga, bahkan kadang para penulis menggunakan sudut pandang orang yang berada diluar Gaya BahasaUnsur intrinsik selanjutnya adalah gaya Bahasa. Gaya Bahasa adalah cirikhas seorang penulis dalam menyampaikan tulisanya kepada para pembaca. Masing-masing penulis memiliki ciri khas tersendiri seperti penggunaan majas yang khas, diksi dan pemilihan kalimat yang tepat dalam sebuah AmanatAmanat adalah pesan moral atau pelajaran yang bisa ambil dari cerpen. Pesan moral biasanya disampaikan tidak tertulis secara langsung dalam cerpen atau secara tersirat dan bergantung juga bagaimana seorang pembaca memahami cerita semua unsur intrinsik dan ekstrinsik cerpen dengan Mulai Menyusun Cerpen dengan Memerhatikan Padu Tidaknya AntarkalimatHal ini juga berkaitan dengan diksi yang sesuai. Menyusun cerpen dengan diksi yang sesuai akan mempermudah penyusunan kata agar padu dengan kalimat sebelumnya. Intinya, tulis cerita sesuai kerangka yang telah dibuat dan berikan diksi yang benar-benar tepat dengan memperhatikan padu tidaknya kalimat. Jika antar kalimat tidak padu, maka akan terkesan Memberi Judul yang Paling Sesuai dengan Cerpen yang Telah DibuatBuatlah judul semenarik mungkin berdasar isi cerpen. Unik, berkesan,beda dari yang lain dan jarang ditemui. Periksa dan koreksi kembali jika terdapat kesalahan Baca dahulu, periksa dan perbaiki kesalahan dalam segala aspek. Misalnya memperbaiki ejaan, memperbaiki struktur, memperbaiki ketidakpaduan kalimat, dan Garis Besar Isi Teks CerpenBerikut ini adalah garis besar isi RPP 1 lembar mata pelajaran bahasa Indonesia kelas sembilan sub materi pokok pembelajaran menyusun cerita pendek cerpen adalah sebagai Tujuan PembelajaranSetelah mengukuti kegiatan pembelajaran menggunakan model pembelajaran discovery Learning, dengan metode literasi, eksperimen, praktikum, dan presentasi dengan menumbuhkan sikap menyadari kebesaran Tuhan, sikap gotong royong, jujur, dan berani mengemukakan pendapat, siswa dapat Menyusun ragangan cerpen; dan menyusun Langkah Kegiatan Pembelajarana. Kegiatan Pembelajaran 10 MenitPenguatan Pendidikan Karakter. Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran, memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin. Mengaitkan materi pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik terhadap materi sebelumnya, mengingatkan kembali materi dengan gambaran tentang manfaat mempelajari materi Mengungkapkan Pengalaman dan Gagasan dalam Bentuk Cerita Pendek dalam kehidupan sehari-hari. Memberitahukan tentang tujuan pembelajaran, materi, kompetensi inti, kompetensi dasar, indik ator, dan KKM pada pertemuan yang sedang berlangsungb. Kegiatan Inti 140 MenitPeserta didik diberi stimulus atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada materi Mengungkapkan Pengalaman dan Gagasan dalam Bentuk Cerita Pendek melalui pendekatan saintifik mengamati, menanya, mengumpulkan informasi/eksperimen, mengasosiasikan mengolah informasi, mengomunikasikan. Peserta didik bersama kelompoknya melakukan pengamatan dari permasalahan yang ada di buku paket berkaitan dengan. Mengungkapkan Pengalaman dan Gagasan dalam Bentuk Cerita memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi aneka pertanyaan yang berkaitan dengan tayangan yang disajikan dan dijawab melalui kegiatan pembelajaran tentang Mengungkapkan Pengalaman dan Gagasan dalam Bentuk Cerita Pendek Misalnya, Bagaimana Mengungkapkan Pengalaman dan Gagasan dalam Bentuk Cerita Pendek. Siswa berlatih praktik /mengerjakan tugas halaman buku. Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk mendiskusikan, mengumpulkan informasi, mempresentasikan ulang, dan saling bertukar informasi mengenai Mengungkapkan Pengalaman dan Gagasan dalam Bentuk Cerita data/informasi melalui diskusi kelompok atau kegiatan lain guna menemukan solusimasalah terkait materi pokok yaitu Peserta didik diminta mengubah teknik penceritaan kutipan cerpen berikut menjadi sudut pandang orang ketiga. Saat mengubah menjadi sudut pandang orang ketiga, dibolehkan untuk mengubah kalimat. Namun, perubahan kalimat tersebut tidak mengubah didik berlatih melanjutkan cerita pendek yang diputus yaitu tentang Sepatu Butut. Peserta didik diarahkan untuk mengumpulkan dan mengeksplorasi data dari aneka sumber yang akan digunakan untuk menyelesaikan permasalahan di Lembar Kerja Peserta Didik LKPD.Communication Komunikasi Siswa mempresentasikan hasil kerja kelompok/individu. Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal, mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentang Mengungkapkan Pengalaman dan Gagasan dalam Bentuk Cerita Pendek dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan, bertanya atas presentasi yang dilakukan, dan peserta didik lain diberi kesempatan untuk Kreativitas Kesimpulan Pembelajaran. Guru dan Peserta didik menarik sebuah kesimpulan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan tentang Mengungkapkan Pengalaman dan Gagasan dalam Bentuk Cerita Pendek. Peserta didik bertanya tentang hal yang belum dipahami atau guru menyampaikan beberapa pertanyaan pemicu kepada siswa berkaitan dengan yang akan selesai dipelajari. c. Penutup 10 MenitMembuat rangkuman/simpulan point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan. Memeriksa pekerjaan peserta didik yang selesai dan diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat, memberikan penghargaan pada kelompok yang memiliki kinerja dan kerja sama yang baik dalam kegiatan pembelajaran. Memberikan tugas kepada peserta didik PR, dan mengingatkan peserta didik untuk mempelajari materi yang akan dibahas dipertemuan Penilaian PembelajaranBuatlah cerpen yang mengangkat kehidupan remaja dilingungan sekitar. Tokoh remaja yang tidak memiliki orang tua, tetapi harus mengurus adiknya. Cara ia sekolah, mencari nafkah, dan mengurus adiknya. Suatu saat adiknya minta dibelikan kue dan es krim di hari ulang tahunnya. Ia ingin membuat adiknya bahagia, tetapi tidak punya uang untuk memenuhi permintaan adiknya. Apa yang hams dilakukannya? Masalah apa yang terjadi?Bagaimana akhir ceritamu? Sebelum itu, tentukan pula pesan apa yang ingin kamu sampaikan kerja keras, kejujuran, percaya kepada Tuhan, atau kasih sayang. Jika menemukan ide lain yang menurutmu menarik, konsultasikan dengan gummu untuk disetujui. Selamat menulis. Untuk lebih jelasnya, Bapak dan Ibu Guru mendownload perangkat pembelajaran Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP 1 lembar mata pelajaran bahasa Indonesia kelas sembilan sub materi pokok pembelajaran menyusun cerita pendek cerpen di link yang telah admin sediakan. Menyusun Teks Cerpen Dunia remaja menjadi masa yang penting bagi setiap orang. Karena pada tahap itu banyak hal-hal yang terjadi untuk pendewasaan diri. Tak sedikit juga banyak penulis yang menuangkannya dalam cerita pendek. Cerpen remaja menjadi daya tarik sendiri karena mengisahkan masa-masa remaja. Berikut ini ialah 10 contoh cerpen remaja yang bisa kamu baca. Berbeda Jalan Sumber composita dari Pixabay Sari melangkahkan kaki dengan tergesa. Ia sudah terlambat 10 menit dari jadwal busnya hari ini, sehingga ia tertinggal bus jemputan. Ia perlu keluar dari gerbang komplek dan mencari ojek. Hari ini semakin sial, tidak ada satupun ojek di pangkalan. Hari Senin seperti ini memang biasanya menjadi sangat sibuk, begitu pun tukang ojek. Di seberang jalan, ia melihat sosok lelaki yang menertawakan raut wajahnya. Sari semakin mendengus kesal, lelaki itu semakin menertawakannya. Dialah Ario. Ario dengan motornya mendatangi Sari di seberang Jalan dan menawarkan untuk mengantarnya. Awalnya Sari menolak, karena pasti Ario, teman masa kecilnya akan mengejeknya habis-habisan di jalan. Tapi, di saat tergesa, akhirnya Sari pun menerima ajakan Ario. “Gimana rasanya terlambat sekolah?” Tiba-tiba Ario bertanya saat di perjalanan. “Ya sama aja kayak kamu terlambat ke turnamen lah.” Jawab Sari asal-asalan. “Aku sih gak pernah terlambat turnamen, Sar. Hahaaa” “Bodo amat, cepet ngebut!” Ario pun yang terkekeh kembali mengencangkan gasnya. Ario memang atlet bulu tangkis yang sudah tidak pernah sekolah umum sejak SMP. Ia memilih fokus untuk menjadi atlet dan memilih dwelling house schooling. Dari teman masa kecil Sari, Ariolah yang sudah memantapkan diri menjadi apa yang ia mau. Walau berbeda jalan dengan Sari, Ario selalu menemukan cara untuk menikmati masa remajanya. Sesampainya di sekolah, Ario mengucapkan, “Belajar yang rajin ya Bu Dokter!” Sari tersenyum, sambil terkekeh. Merasa senang dan puas, entah mengapa. Baca juga 10 Cerpen Cinta Dengan Berbagai Pesan Radio FM “Yuk kita dengarkan lagu Melly Goeslaw, yang berjudul Ku Bahagia’. Selamat Mendengarkan!” Lagu itu dirilis 2002 bersamaan dengan film terfenomenal pada masanya, yaitu Ada Apa dengan Cinta. Kedua ikon itu seolah mengisi masa remajaku saat itu. Dan hari ini, di penghujung 2019, aku berdiri kembali di sekolah ini, dengan radio yang sama, dan lagu yang sama. Aku takjub, ekskul radio ini masih terus bertahan, di tengah banyaknya aplikasi musik di HP siswa zaman sekarang. Apabila tak ada keperluan untuk legalisir ijazah, tak mungkin aku mendengarkan lagi siaran-siaran dari radio sekolah ini. Lagu itu seolah membawaku bagaimana aku masih aktif di radio sekolah dan menghabiskan masa mudaku dengan teman-teman. Masa itu seolah memanggilku kembali. Di lorong sekolah menuju kantor, dahulu tidak ada atapnya. Sekarang dilengkapi atap berwarna biru tua. Memang benar, sekolah ini sudah bermetamorfosis sempurna. Aku jadi teringat ketika dahulu kehujanan basah kuyup dari kantor sampai ruangan kelas sehabis mengantarkan tugas. Kemudian secara tiba-tiba, Pak Mustofa mendatangiku. Pak Mustofa merupakan guru seni yang menjabat juga sebagai pembina radio. Keriputnya kini semakin banyak, tetapi, gaya dan jiwanya tak pernah kelihatan tua. Setelah saling bertukar kabar, ia pun mengantarkanku pula ke ruang TU. “Inikan lagu kesukaan mu sama gengmu, ya, Nay” “Yaampun, Bapak, masih inget aja.” “Mereka pada gimana, Nay sekarang? Resti, Kiki, dan Lia?” “Baik-baik, Pak” Jawabku singkat, “Sepertinya..” jawabku dengan suara pelan. Aku jadi teringat mereka bagaimana menghabiskan masa SMA dengan suka duka. Mengerjakan tugas bareng, ke kantin bareng, mengurusi segala hal tentang radio, sampai lulus bareng dan kita masing-masing tak tahu kabar lagi. Entah mengapa aku menjadi rindu hal tersebut. Setelah dari sini, aku putuskan untuk mencari mereka dan mengembalikan masa remajaku. Apapun yang terjadi. Perpustakaan Kota Sumber foto composita dari Pixabay Aku menaiki anak tangga perpustakaan itu. Dengan seragam putih abuku yang sudah lusuh karena seharian aku beraktivitas di sekolah, aku memaksakan untuk menukarkan buku di perpustakaan kota. Buku bercover warna biru putih itu sudah lama belum aku kembalikan. Jika aku menundanya lagi, sudah pasti tunggakanku semakin banyak. Aku tak selesai membacanya karena hanya berisi cerpen remaja yang remeh temeh tentang cinta. Setelah sampai ke meja pustakawan, terlihat pustakawan sudah siap-siap mau pulang. Segera, aku bilang untuk memberitahu ingin mengembalikan buku. Hanya saja, Ibu pustakawan yang sudah beruban itu bilang, “Diurus sama mas yang itu, ya. Lagi magang dia. Reno, sini No.” Sosok tinggi berusia 20 tahunan itu menghampiri meja pustakawan. “Ibu pulang duluan ya, No. Anak bakal rewel nih” “Ah iya bu,” Lelaki itu hanya tersenyum sopan. Lantas ibu itu pergi keluar dan menyisakan kami berdua. “Bidhari, ya.. tunggakannya ujarnya sambil mengecek di layar komputer. Kuserahkan uang itu kepadanya, lantas ia tersenyum sambil menerima uangku, “Namanya bagus” “Terima kasih, Mas” hanya itu yang bisa kuucapkan. Karena terlalu salah tingkah dengan pujian yang aku terima. Pasalnya baru pertama kali ada yang memuji namaku. Segera aku berbalik arah dan mencoba tidak berbalik. Namun, Ia memanggilku dan menyusulku. Ia pun menghalangi jalanku dengan postur tubuhnya. “Kartu perpusnya ketinggalan, Dek” ujarnya sambil tersenyum. Aku kembali kikuk dan mengucapkan terima kasih. Sepertinya kikukku terlihat jelas olehnya. Segera kupercepat langkah juga. Namun, saat perjalanan pulang, aku terus memikirkannya. Inikah yang dirasakan para tokoh-tokoh remaja di buku cerpen remaja saat jatuh cinta? Sekarang, aku menjadi tahu apa yang harus kulakukan sesering mungkin ke perpustakaan kota. Baca juga 10 Cerpen Persahabatan Dengan Banyak Pesan Terbalik Gadis itu terpaku. Matanya sinis terhadap apa yang ia lihat. Ia melihat sosok gadis seumuran dengannya bermanja ria dengan orangtuanya duduk di resto. Ia yang melihat pemandangan dari luar buffet itu hanya bisa berdiam. “Kamu kenapa, Ri?” sapaan temannya menghentikan lamunannya “Gak apa-apa, ayo kita ke rumah Jihan!” Riri ceria kembali dan menyembunyikannya dari teman-temannya. Gadis berusia 15 tahun itu menguncir rambutnya sambil jalan. Sifatnya yang ceria membuat siapapun senang berteman dengannya. Ia pun disegani guru-guru karena pintar dan sopan. Tapi, tanpa orang-orang sadari, ia memiliki lubang hitam di hatinya yang belum terlihat oleh siapapun. Jarak antara sekolah SMP dan rumah Jihan hanya beberapa meter, alhasil mereka hanya jalan dan masuk ke kompleks rumah. Pada saat perjalanan pulang, Jihan yang berjalan di depan menghentikan langkah. “Ri! Ri! Itu bapak kamu kan?” Jihan menunjuk mobil yang ditumpangi bapaknya Riri. Terlihat juga ada seorang wanita muda yang duduk di jok sampingnya. Riri berdiam lalu kembali berlari ke arah sekolah. Tak mau melewati mobil Ayahnya yang sedang bersama wanita selingkuhan. Sontak teman-temannya pun mengejar, dan merasa kebingungan. Mereka memanggil-manggil Riri, namun tak digubris. Sampai akhirnya di taman sekolah yang sudah sepi, mereka menemukan Riri tersungkur di pojok dinding taman. “Tenang ya, Ri.” ujar Hana “Kita bakal bantu kamu kok apapun yang terjadi.” ujar Jihan sambil memeluk Riri Pada hari itu, menjadi hal yang akan diingat oleh Riri. Bahwa masa mudanya tidak selalu berjalan mulus. Akan selalu ada kepedihan yang akan diingat. Salah satunya ialah masalah keluarganya. Untungnya teman-teman Riri bisa diandalkan. Riri pun menjadi tenang kembali. Jono dan Kepala Sekolah Lelaki bertubuh agak gempal itu seringkali memasuki sekolah tanpa atribut lengkap. Ditambah selalu mengeluarkan baju seragamnya. Ia pun berteman dengan anak-anak nakal yang terkadang suka rusuh di sekolah. Tetapi, ia pintar bukan kepalang. Semua orang mengetahuinya saat pertama kali MPLS Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di SMP ku. Pasalnya, ia adalah orang yang berani bersuara tentang kebijakan MPLS. “Maaf Kak, saya izin bertanya. Untuk apa ya kami disuruh bawa semua barang ini? Apalagi barang-barang ini cukup banyak dan harganya di atas Kalau ada orang yang kurang beruntung, bagaimana?” Kakak-kakak OSIS itu mencoba menjelaskan sedetail mungkin, tapi tetap saja suara riuh peserta MPLS membuat OSIS juga terbungkam. Alhasil, barang-barang yang tadinya dikatakan akan dijadikan hadiah bagi para peserta terbaik, menjadi tidak wajib untuk dibawa oleh peserta. Hanya peserta yang mampu saja yang diwajibkan untuk membelinya. Ialah Jono yang berani mempertanyakan kebijakan itu. Selama MPLS, ia tetap mengikuti peraturan sekolah, hanya saja ia berani mengeluarkan unek-uneknya secara langsung di depan panitia. Setelah seminggu, akhirnya MPLS pun selesai. Saat upacara penutupan, Jono dipanggil ke depan lapangan oleh Kepala Sekolah. “Ananda bernama Jono Laksono, silahkan keluar dari barisan. Dan ke depan” Sontak semua peserta, panitia, dan guru-guru pun saling berpandang. Awalnya Jono ragu untuk mendatangi Kepala Sekolah di depan halaman, namun akhirnya ia memberanikan diri. Orang-orang menyangka, Jono akanditegur atau dihukum karena membantah pada saat MPLS. Tapi, ternyata.. “Terima kasih, Jono. Kamu sudah mengkritik beberapa hal yang tidak etis saat adanya MPLS ini.” Pak Kepala Sekolah justru mengucapkan terima kasih di depan semua orang dan sehabis itu menyalami Jono. Entah siapa yang memulai, tiba-tiba terdapat tepuk tangan lalu menjadi riuh. Aku ingat saat itu Jono sangat senang. Sampai saat ini, ketika ia berdiri di lapangan lagi karena memenangkan lomba Sains, aku tersenyum. Aku mengingat obrolan dengannya waktu pertama kali bertemu saat MPLS. “Jangan terlalu menilai dari kulitnya. Tidak ada yang tahu, isinya arang atau emas” Ujar Jono kala aku menyempatkan diri untuk berkenalan dengannya. Ballerina Sumber foto Vladislav83 dari Pixabay Gadis dengan rambut dicepol itu segera memasuki panggung. Riuh penonton yang hadir membuat semangatnya semakin membahana. Kakinya mulai menjijit badannya meliuk, berputar, dan menari sesuai irama. Di kursi penonton, ada sosok yang membelalakan matanya. Baru pertama kali inilah ia menonton pertunjukan balet remaja di gedung kesenian. Kalau bukan karena sepupunya yang bernama Anis memaksanya untuk ikut, ia tidak akan berada di tempat itu. “Bang.. blindside.. Temenku hebat kan?” Anis yang telah berusia 15 tahun itu bertanya. Padahal, jarak perbedaan usianya hanya dua tahun. “Oh itu, iya” Jawab Abang dingin. “Halah Blindside Gifar, kamu takjub juga kan liat penampilannya” Anis menggoda Gifar dengan menyenggol sikutnya. Gifar tak bergeming. Selesai pementasan tunggal itu, Anis mengajak ke belakang panggung. Tentu saja dengan menyeret Gifar. Pada saat itulah Gifar melihat secara langsung dengan jarak dekat mata penari balet itu, yang bernama Kalia. Gadis kecil itu seumuran dengan Anis, tak ada yang aneh, hanya saja mata Kalia memancarkan semangat yang penuh terhadap hal yang disuka, yaitu balet. Saat di perjalanan pulang, Anis tak berhenti mengoceh tentang Kalia. Gifar mendengarnya sayup-sayup karena beradu dengan suara motor lainnya. Anis bercerita, Kalia sudah memenangkan banyak penghargaan balet. Kalia memang sudah sejak dari usia v tahun diperkenalkan dengan balet. Sejujurnya, dalam hati Gifar, ia sangat tersanjung dengan penampilan Kalia. Ada momen menarik ketika Kalia tersenyum, terlebih di atas panggung. Penampilan Kalia membuatnya sadar, bahwa ia belum bisa memancarkan senyum yang tulus terhadap hal-hal yang ia suka. Ia belum mengetahui dan menekuni kegiatan yang menjadi hobinya. “Bang, kamu suka Kalia, kan?” “Hah! Ngarang aja kamu!” Sangkal Gibran lalu mengegas laju motornya. Teriakan Anis membuatnya tertawa dan sejenak melupakan pikiran tentang hobinya dan juga gadis balet itu. Baca juga 10 Contoh Cerpen Pendidikan Majalah Dinding Bagaimana cinta pertamamu, apakah berhasil? Saling betukar pandang di jendela kelas dengan malu-malu, memberikan beberapa tangkai bunga dan coklat di kolong meja diam-diam, dan juga belajar bersama di perpustakaan merupakan alibi untuk selalu dekat dengan orang yang kau damba. Begitupun denganku. Ialah sosok berambut sebahu itu, yang matanya berpendar pertama kali di lorong sekolah saat melihat karya cerpenku di mading. Cerpen remajaku yang kupasang di mading, tak kusangka dibaca olehnya dan membuat matanya berkaca-kaca. Aku yang berada di sampingnya takjub, baru pertama kali aku melihat orang secara langsung terenyuh membaca cerpen ku. “Bagus sekali..” gumamnya kala itu. “Bagian mana yang bagus?” tanyaku “Saat Rana menggapai mimpinya dan jatuh bangun bersama Roni” jawabannya dengan tatapan mata masih menghadap mading. Rana dan Roni adalah tokoh dalam cerpenku. Aku tak menanggapinya lagi. Namun tiba-tiba, ia menghentikan langkahku ketika aku hendak beranjak pergi. “Tunggu, namamu siapa?” tanyanya “Satya.” jawabku pendek “Aku Sinta, kelas 8B” ujarnya cepat, padahal akupun tak bertanya. Sejak saat itu, aku yang ketika awal bertemu bersikap dingin, entah mengapa seperti tersihir matanya. Caranya tersenyum seolah membuat matanya pun ikut tersenyum. Perlahan-lahan aku mulai pura-pura menitipkan coklat di kolong mejanya, mencuri pandang di jendela kelasku yang berseberangan dengan kelasnya. Sampai pada semester genap terakhir kelas delapan, di saat perpustakaan kosong, itulah keberanianku pertama kali untuk mengajaknya berhubungan lebih dari teman. Entah mengapa, dengan senyum malu-malu, ia pun menganggukan kepala tanda setuju. Momen itu akan aku ingat seumur hidupku. Beberapa bulan berjalan, aku dan dia hendak pulang bersama. Tetiba ia menghentikan langkah tepat di depan majalah dinding. Ia menghadap langsung dan bertanya, “Kamu tahu, kenapa aku mau nerima kamu?” “Kenapa?” “Mungkin karena kamu menulis. Kamu juga kan yang menulis cerpen remaja yang aku baca saat pertama kali kita bertemu?” Penjelasannya membuatku susah berkata-kata. Aku tak pernah bilang kalau aku ialah penulis cerpen di mading sekolah. Aku hanya tersenyum lalu ia pun membalasnya dengan senyuman kembali. Entah kenapa, aku merasa menjadi orang yang beruntung. Mungkinkah ini dampak dari jatuh cinta pada kali pertama? Nyanyian Seberang Jalan Sumber foto Gerd Altmann dari Pixabay Rumah bergaya Belanda itu menjadi tongkrongan anak-anak muda. Pemiliknya ialah sepupuku bernama Angga. Biasanya pada jam 4 sore sampai malam, teman-teman Angga akan berkumpul dan bernyanyi sambil mendendangkan gitar. Rumahnya yang berseberangan dengan rumahku pun terkadang terganggu dengan kelakuan Angga dan teman-temannya. Rata-rata teman-teman Angga berusia 12-17 tahun. Yang paling tua bernama Narto, ia bisa dibilang ketua geng di antara mereka. Narto kerap kali mengajak mereka bermain game bersama di sana ataupun hanya memainkan gitar sambil bernyanyi. Terkadang pula, ia menggodaku ketika hendak keluar rumah untuk pergi ke warung. Suatu hari, Narto dan ketiga teman lainnya asyik bernyanyi sambil bermain gitar. Tak kutemukan Angga di sana. Entah kemana sepupuku satu itu, mungkin masih di dalam rumah. Apabila aku tidak disuruh pergi membeli telur, sangat malas aku keluar rumah dan bertemu Narto. Baru saja aku membuka pintu gerbang, langkah kaki Narto dari seberang jalan mendekatiku. Ia bernyanyi sambil memainkan gitarnya dan menghampiriku dengan menggoda. Teman-teman lainnya pun cekikikan tertawa melihat Narto yang menggodaku. Aku yang risih pun berteriak. “Diam Narto!!” Sontak ia menghentikan nyanyiannya. “Kalian itu ngenganggu tau gak! Tiap hari nyanyi gak jelas, kayak gak ada kerjaan!” teman-temannya pun di seberang jalan mendadak diam. Dan kulihat Angga keluar dari dalam rumah. “Kamu juga, Angga! Suruh mereka pulang kek ke rumahnya masing-masing. Betah banget di rumah kamu kayak parasit!” Bentakku dengan keras. Kulihat mata mereka merenung tak berani menatapku. Segera aku pergi dari tempat itu dan meninggalkan mereka semua. Tak kusangka, Angga mengejarku. Di lapangan kompleks sebelum ke warung ia meneriakiku. “Wana! Berhenti!” “Apa?” Tanyaku kepadanya “Kamu gak berhak lho marah-marahin temenku kayak gitu. Mereka juga punya amarah yang disembunyikan dan melampiaskannya dengan ngobrol serta chief bareng di rumahku. Emangnya salah kalau mereka bersenang-senang sejenak?” “Salah karena mengganggu orang, tau gak!” Bentakku tak mau kalah. “Ridwan sering ditinggal Ibunya tanpa dikasih apapun, Pandu punya masalah dengan kakaknya, dan Narto ia rela bersekolah sekaligus mengamen untuk menambah biaya obat Ayahnya, asal kamu tahu.” Penjelasan Angga membuatku tertegun. “Gak semua yang kamu kira gak berguna, gak ada nilai, Wan.” Perlahan Angga pun berbalik dan menjauhiku. Segera aku pergi ke warung dan berusaha tidak memedulikan omongan Angga. Tapi nyatanya, omongan Angga mengusik pikiranku. Selepas kembali dari warung, kulihat Narto dan lainnya sudah berdiri di depan rumahku. Mereka meminta maaf. Hal itu membuatku terenyuh. Segera aku pun meminta maaf kepada mereka. Rupanya dengan beberapa pengertian, segala hal menjadi indah. Pasar Malam Gulali berwarna merah muda itu mereka beli dengan sisa uang yang mereka punya. Sehabis menaiki komedi putar yang tiang-tiangnya sudah berkarat, mereka sepakat untuk menyudahi principal wahana malam ini. Empat orang gadis remaja itu menikmati gulali merah di bangku pasar malam. Ada Rana yang selalu memakai bando untuk menghias kepalanya, ada Nina dan Nani si kembar identik yang menjadi pembeda adalah tahi lalat di sebelah pipi kiri pada Nina dan tahi lalat sebelah pipi kanan pada Nani, dan yang terakhir ialah Shila si anak bungsu yang selalu dimanja orangtuanya. Tanpa membawa handphone satu pun, mereka bebas melakukan dan bermain di pasar malam tanpa diganggu oleh panggilan dari orang tua ataupun dari orang lain. Lalu, mereka pun berbincang tentang yang sudah terjadi ataupun yang belum terjadi. “Tahu gak dosa kita apa? Dulu, kita sering iseng ke Pak Sadeli, asisten mamanya Shila. Gara-gara dia selalu pakai celana panjang batik kedodoran, hahha!” tiba-tiba Rana memulai perbincangan. “Haha bener, aku inget banget. Nina hampir mau ketangkep kan sama Pak Sadeli?” Shila menimpali “Enak aja, itu Nani tau, bukan aku! Aku kan larinya cepet!” Nina menyangkal “Tapi Pak Sadeli sabar deh ngadepin usilnya kita” ujar Nani sambil melahap gulali yang tersisa. “Untungnya aja, sekarang kita gak usil. Nanti di sekolah baru, kita bakal tetep kompak ga, ya?” tanya Rana “Pokoknya, harus! Diusahakan aja tetep ada komunikasi dan kumpul tiap jam istirahat, gimana?” Shila menjawabnya dengan semangat. Mereka semua pun mengangguk. Shila yang biasanya menjadi anak manja di rumah, selalu bisa mengajak dan menuntun teman-temannya itu. Di pasar malam, mereka mengikrarkan sesuatu pada ingatan masa anak-anak mereka, dan menyambut segala hal baru di depan mata mereka. “Untuk ingatan masa kecil dan ramalan masa depan,” “Yeay! Yeay! Yeayyyy!!” Nayla Sumber foto Free-Photos dari Pixabay Saat aku membuka tas sekolahku di kamar, lukisan dalam kertas tanpa nama itu berada di dalam tasku. Lukisan yang menggambarkan seorang putri pirang menghadap ke telaga berwarna biru. Entah siapa yang memasukannya, aku pun tak mengetahuinya. Seminggu berikutnya, aku mendapatkan lukisan lagi di dalam tasku seusai pulang sekolah. Lukisan itu menggambarkan seorang putri berambut pirang yang sendirian menatap kue ulang tahun. Segera aku keluar kamar, tak ada siapapun di rumah. Lagipula aku sudah biasa sendirian di rumah. Tak ada orang tua, tak ada teman-teman. Namun tiba-tiba. “Happy birthday to you.. Happy altogether to you.. Happy altogether Nayla..” Suara nyanyian itu berasal dari suara ibuku yang unmarried parent, dan juga satu-satunya temanku, yaitu Andini. Lukisan yang berada di tasku ialah buatan ibuku sendiri. Tak pernah kutahu, Ibuku kembali melukis setelah bercerai dengan Ayah. Aku menangis terharu. Tak kusangka orang-orang yang aku sayangi mengingat ulang tahunku ke-17. Seperti banyak orang bilang, sangatlah beruntung apabila ulang tahun ke 17 dirayakan dengan orang-orang spesial. Dan aku merasa aku mendapatkan hari spesial itu. Hari dimana aku akan mengingat momen ini. Aku beruntung, walau tak seperti orang-orang lain yang dirayakan dengan meriah dengan teman-teman yang banyak. Aku memiliki Andini yang mau menjadi tempat curhatku dari SMP. Ialah yang mengisi masa remajaku. Dan aku mempunyai Ibu walaupun menjadi single parent ia tetap menyeimbangi karir dan mengurusku. Aku bahagia menjadi Nayla yang sesungguhnya dan seutuhnya. Baca juga Cerpen Kehidupan Dengan Banyak Pesan Begitulah 10 contoh cerpen remaja yang bisa menjadi referensimu. Secara umum, mengisahkan masa-masa remaja. Semoga terbantu, ya. AAAnonim A11 Oktober 2021 0226Pertanyaan4330Belum ada jawaban 🤔Ayo, jadi yang pertama menjawab pertanyaan ini!Mau jawaban yang cepat dan pasti benar?Tanya ke ForumBiar Robosquad lain yang jawab soal kamuTanya ke ForumRoboguru PlusDapatkan pembahasan soal ga pake lama, langsung dari Tutor!Chat TutorTemukan jawabannya dari Master Teacher di sesi Live Teaching, GRATIS!Klaim Gold gratis sekarang!Dengan Gold kamu bisa tanya soal ke Forum sepuasnya,

buatlah cerpen yang mengangkat kehidupan remaja